Ketakutan yang Berarti Bagian 2

Hari itu perasaanku yang lelah akan rutinitas pekerjaanku yang tanpa henti. Setiap hari terkecuali di Sabtu yang ku dedikasihkan sepenuhnya untuk menuntut ilmu. Rasanya ingin meledak keluar.
Selesai mata kuliah terakhir, aku meminta dia untuk menemaniku menyelesaikan tugas Metodologi Penelitian. 

Jarak antara wajah kami hanya sekitar sepuluh sentimeter. Jarak yang cukup dekat untuk melihat ke dalam matanya. Tapi sorot matanya berbeda, sungguh benar-benar aku merasakan ada sesuatu yang tidak pada tempatnya. Aku penasaran, kami berbicara fokus tentang topik yang kubuat dan dia mampu menanggapinya. Memang arah wajah dan matanya padaku. Tapi sorotnya tidak.

Rasa itu masih mengusikku. Hingga semua rasa penasaranku terjawab saat di tengah heningnya malam.
Sabtu itu masih kami lanjutkan mengerjakan tugas. Sampai saat makan malam di rumahnya, sungguh buat aku terkejut, dia menyiapkan sayur pare kesukaanku. Hal itu tidak kusangka sama sekali. 

Setiap malam  sudah berganti yang mendengarkan ceritaku. Dia, selalu ada saat aku menceritakan perjalananku setiap hari.

Tak pernah lupa ku selalu meminta maaf padanya karena harus mendengarkan ceritaku, namun entah apa yang ada di fikirannya, selalu saja dia mengatakan menyenangkan mendengar ceritaku. Menurutnya ceritaku lucu. Dia suka mendengarkan suaraku yang sebenarnya menurutku suara itu terlalu nyaring. 

Fakta baru yang kudapat adalah kebiasaan dia dalam membuat bumbu masakannya adalah menguleg malam hari. Betapa hebatnya dia dalam mengatur waktunya. Katanya tiap malam dia memang suka berkencan dengan si Bulug. Nama cobek yang asalnya asli dari Surabaya. 

Obrolan ringan kami terasa lebih sering setiap hari. Saat aku buat tulisan ini kami sedang bercanda dengan aplikasi social media What's App.

Tugas kami menghabiskan banyak sekali waktu untuk mencari bahan. Tugas belumlah selesai namun waktu sudah pukul 11.00 pm. Waktunya pulang. Lelah sungguh lelah, aku harus memacu kendaraanku hingga 100 km/h dengan berteman radio favoritku di 102.2 FM Jakarta. Alunan musik yang keluar membantuku untuk terjaga dari gelapnya malam. Sesampainya di rumah langsung saja aku memberi kabar padanya. Obrolan kami belumlah usai masih tersambung dengan line telepon hingga sekitar jam 02.00 am. Dan aku pun harus segera menyudahi perbincangan panjang kami karena ingat akan setumpuk berkas di meja kerjaku. 

Mengingat hari Selasa adalah tanggal merah, maka kami sepakat untuk kembali menyelesaikan tugas. Namun ternyata hari itu cukup menyita segala waktuku. Siang itu jam 11.00 am aku harus sudah sampai di Mall Kasablanka daerah Jakarta Selatan. Namun jam 10.00 am aku masih sibuk dengan merapihkan kamar. Seusai mempersolek diri, segera kupanaskan, si Sexy teman setia perjalananku sekarang. Kupacu kecepatanku hanya sampai 80 km/h saja mengingat jalanan cukup lenggang ke arah sana. 

Sudah kuduga, hal yang tersulit saat kita parkir di mall dan ditanggal merah membuatku cukup kewalahan. Wilayah ladies parking telah penuh. Sampai akhirnya aku mendapatkan sepetak tempat untuk parkir yang aksesnya mudah karena langsung di depan pintu masuk mall. Sayang sudah menjadi adat Indonesia untuk mempunyai jam karet. Ku lihat di handphone mereka terjebak macet. Kuputuskan untuk ke tempat yang menjual aneka pewarna kuku. Aku mendapatkan tiga warna yang indah.

Seusai memanjakan diri dengan berbelanja langsung saja aku menyambangi salah satu resto khas Jepang, Sushi Tei. Tapi sungguh aku tidaklah suka dengan makanan khas itu. Kuputuskan untuk pesan makanan yang tidak ada sangkut paut dengan namanya sushi. 

Saat ini sudah menunjukkan pukul 12.30 pm. Ku haturkan untuk undur diri segera karena harus menyelesaikan tugasku. Namun na'as sungguh. Jalanan ternyata macet. Sungguh di luar dugaanku. Ini hari kan tanggal merah kenapa penuh sesak seperti ini. Terpaksa kuputar arah mencari jalan lain. Tetap saja sepanjang jalan yang kulewati terhambat. Hingga pukul 03.00 pm aku baru sampai rumahnya.

Di sebelah rumahnya ada saung yang asri, di bawahnya ada kolam ikan dan gemericik suara air, depannya ada hamparan rerumputan hijau. Saung dengan aksen pulau Dewata memberikan perasaan sejuk tersendiri saat mengerjakan tugas. Di situ hanya aku seorang yang perempuan namun paling berisik kata salah satu teman kami. Memang benar apa adanya aku memang berisik untuk mencairkan suasana yang cukup tegang karena tugas.

Hingga tiba waktu shalat kami beristirahat sejenak untuk bersujud pada Yang Maha Kuasa.
Seusai shalat Isya, dia menghilang, Tapi kami semua sudah tau pasti dia sedang di dapur menyiapkan makanan untuk kami. Sebenarnya aku tidak suka dengan sayur asem, entahlah karena memang tidak suka dengan rasanya walaupun aku orang Jawa tulen. Mukaku seketika berubah saat dia menyodorkan semangkuk kecil sayur pare kesukaanku. Salut dengannya, entah kapan dia menyiapkannya. Yang aku tau hari itu keluarganya memanglah menyantap sayur asem. Jadi apakah special sayur pare ini untukku?

Hujan yang turun malam itu cukuplah deras, cukup membuat bulu kudukku berdiri karena kedinginan. Langsung saja kubilang padanya bahwa aku ingin meminjam jaketnya untuk sekedar berlindung dari udara malam dan hujan. Dia, aku dan tiga teman kami memutuskan untuk beristirahat mengerjakan tugas dan menonton salah satu film China dan Jepang. Di film itu adegannya sangatlah ekstrem, darah dimana - mana, penyiksaan demi menjadi yang terkuat.Dalam adegan itu tentunya membuatku sering berteriak. Saat adegan dimana saling berkelahi dan ditemani suara petir yang menggelegar aku reflek menutup mataku dan tak terasa pelupuk mataku sudah basah karena menangis ketakutan. Namun sungguh aku merasa bersyukur, karena reflekku sudah membaik. Tadinya saat aku kaget seperti itu akan memeluk siapa pun yang ada di dekatku tanpa mau melepaskan tangannya. Bisa saja menjadi bahaya bukan kalau hal seperti itu terjadi di tempat ramai.

Namun hujan tak kunjung berhenti waktu sudah semakin larut, hari Rabu sudah menunggu kami dengan segala aktifitas. Aku yang mengendarai Sexy tentu tidak khawatir akan basah, namun yang lain aku tak tega melihat mereka yang tidak membawa jas hujan. Hingga pukul 11.05 pm kurasa, sudah mulai berkurang intensitas turunnya dan memutuskan untuk pamit. Aku diantar sampai depan masjid tempatku mengistirahatkan si Sexy kesayanganku. Segera kupanaskan dan kupacu dengan pelan mengingat jalanan masih licin oleh hujan. Hal yang biasa dialami perempuan mengendarai di malam hari adalah adanya pengemudi lain yang ugal ugalan dalam membawa kendaraannya. Tak pernah ku lupa untuk selalu menyalakan radio favoritku saat berkendara.

Sesampainya di tempat parkir, langsung ku segera menuju kamar dan bersih-bersih untuk segera naik ke atas tempat tidur.Kubuka handphone dan langsung kubuka isi pesannya. "Kabari jika sudah sampai.". Seusai membalas pesannya bahwa aku sudah sampai langsung kucoba untuk menutup mataku untuk melanjutkan hari - hari seperti biasa.

Malam ini aku mendapatkan jawaban atas pertanyaanku yang sudah terpendam. Malam ini saat kami berbincang melalui line telepon aku menanyakan sesuatu padanya. Apakah dia mempunyai kelebihan "six sense?" dia tak segera menjawab pertanyaanku, namun aku bisa mengerti jawabannya. dan hal ini kami bicarakan di jam hampir tengah malam. Dia tak mau menjawab karena takut aku akan ketakutan. Tapi kupastikan padanya bahwa aku tidak apa - apa, sehingga dia mau menjawabku. Pembahasan kami mulai mengarah ke masalah kehidupan lain sampai jam 00.12 am kubilang padanya untuk menyudahi perbincangan kami yang hingga tiga jam lebih itu. Kami sama - sama tidak menyadari hal itu. Kami membahas banyak hal selama kami terhubung di telepon.

Sekarang aku tahu kemana arah sorot mata dia yang hilang saat berbicara padaku tempo hari.

Ketakutan yang Berarti Bagian 1

Ketakutan yang Berarti Bagian 1


Sejenak aku telah melupakan sahabat terbaikku, Pinky namanya. Dia adalah netbook kesayanganku yang bewarna merah muda. Semenjak kepergian seorang yang begitu hebat dan berjasa untuk hidupku yang Ku panggil, Ibu selalu menyempatkan jari-jariku menari di atas papan ketik yang bewarna senada.

Namun setelah aku mulai memasuki babak baru dalam perkuliahanku di semester lima ini, ada sesuatu yang berbeda. Sehari dua hari dan seterusnya aku mulai lupa akan kegiatan rutinitasku menumpahkan segala amarah, suka dan duka yang kulewati hari itu. Karena ada sosok dia sekarang.

Entahlah, bahkan aku hampir saja lupa bagaimana kami bisa sedekat ini sekarang. Entah hanya perasaanku atau dia juga merasakannya. 

Hari Sabtu adalah hari saat kami dapat bertemu. Di dalam kelas aku adalah sosok gadis yang ceria, berisik dan penuh canda. Tak heran hampir seisi kelas yang ada di situ mengenalku tidak terkecuali dia. 

Menurutku, dia seorang yang baik hati, pendiam bahkan bisa juga misterius. Oh, aku mulai ingat bagaimana kami mulai kedekatan kami. Di Sabtu itu dia menawarkan padaku sekotak nasi hasil masakannya. Namun aku menolak dengan alasan aku sudah makan di kantin.
Iya dugaanmu benar, dia sekarang berjualan di kampus hal itu semenjak ada mata kuliah kewirausahaan. Aku bangga melihatnya, dia menjadi seorang yang mandiri dan bekerja keras. 
Namun dia tetap saja menawarkan padaku nasi kotak yang dijual akan tapi aku meminta rujak. 

Dari situ perbincangan kami semakin panjang. Segala hal kami bahas sampai pada titik dimana aku mulai melupakan sosok Pinky. Setiap malam selalu kuceritakan hari-hari yang ku lewati. 
Dia mampu membuatku merasa nyaman.

Hari-hari terakhir ini aku merasakan ada sesuatu yang kuanggap lebih misterius dari biasanya. Aku tak bisa membaca sorot matanya. Selalu saja datar tatapannya. 
Namun di sore sepulang kuliah saat jarak wajah kami hanya sepuluh sentimeter, ada sesuatu yang rasanya aku kenal. Rasa penasaranku mulai muncul.

Selamat Ulang Tahun Ady

Happy 21st Ady


Matanya masih ngantuk buat ngetik ini, tapi kalau enggak ngetik rasanya pengen ngetik, terus gimana yah, yaudahlah lanjut ngetik aja. 

Awalnya pulang ngampus kemaren jam 6 sore, harusnya pulang jam 5, berhubung jalanan depan kampus masih rame banget jadi nungguin sepi dulu. 

Singkat cerita, malam ini mau kasih surprise cake buat si Ady temen yang gokil, saling bully dan udah ngertiin banget. Dengan si Sexy, berkelana ke Benhil nyari toko kue. Toko pertama yang didatengin itu Mamilin cake sebelah Kanpus BRI, tulisannya masih open, langsung dong banting setir belok. Tapi begitu masuk ke toko kue dibilang, "Mba, maaf sudah closing.". Apa daya mau bilang tapi di depan masih open mas, kue nya udah di rapihin, udah enggak ada lagi di display.

Daripada wasting time langsung lanjut sama si Sexy muter arah ke Teras Benhil. Beruntung masih buka Ah cake. Tapi begitu sampai ke dalam toko (tenang, beloman tutup kok) kuenya tinggal 1 jenis dan 1 buah aja. 

Enggak ada pilihan lain, seperti hatiku yang sudah terlanjur berlabuh padamu. Aduh mulai enggak fokus nulisnya. Lanjut aja lah, di sini langsung naik ke lantai 2 dan request tulisan di kuenya. 

Lumayan lama juga nunggunya berhubung toko masih rame. Seenggaknya masih tersisa bangku dan bisa mengistirahatkan kaki sejenak. 

Belum selesai sampai disitu, begitu selesai kue diberi tulisan langsung lanjut sama si Sexy ke kost naro kue di kulkas dan lanjut buka si pipin buat nulis http://nurulfitt.blogspot.com/2015/04/kenapa-matahari-ini-malam-minggu-yah.html. Lihat jam ternyata sudah jam setengah 11 malam, langsung aja yang ternyata tadi pulang kuliah beloman mandi, jadi mandi malam - malam. Tapi enggak pakai kembang 7 rupa. Cukup pakai sabun aja hahaha. 

Selesai rapih - rapih langsung cuzz eh apasih istilahnya, ya intinya mah langsung menuju rusun Petamburan udah janjian sama Ka Yudi. Tapi naas, ternyata jam di kamar di lebihin 15 menit dan sampai rusun ternyata masih jam setengah 12. Walhasil nunggu dulu di parkiran sampai jam 11 lewat 50 menit baru naik ke atas. Langsung nyiapin cake, lilin dan waktu udah pukul 00.00. Its your day Ady, sayang kamera ka Yudi lagi di ala - ala anak muda yang pakai efek. Ouppss maaf ka Yud :))



Ya gitulah hubungan pertemanan kami. Abis tiup lilin ka Obby ternyata baru nyampe, emang ka Obby mah hobby nya telat mulu. Nah inilah hasil narsis tralala trilili ala - ala.


Dari kanan ke kiri dibaca Ka Yudi, Nurul, Ady, Ka Obby

Ouupps maaf ya Ady kadonya enggak dibungkus yang penting sepatu yang dipengenin didapat juga. :))

Dari kanan ke kiri dibaca Ka Yudi, Nurul, Ady, Ka Obby.

Foto yang ini, kantong matanya punya kantong mata lagi. Segaris deh ini rasanya. 

KENAPA MATAHARI?

KENAPA MATAHARI?

Ini malam Minggu yah? Atau Sabtu malam? Intinya ini malam dimana yang ngaku punya pacar, gebetan, kecengan, gacoan (bahasa apa ini) jalan - jalan malam. Tapi kalau udah jam segini pasti yang cewek udah rewel minta dianterin pulang karena takut udah dikunciin sama orang tuanya (beda cerita kalau anak kost).


Aduh maaf, jadi salah fokus gara - gara enggak diapelin (curcol mulu -,-). Kembali ke topik, tapi si Topik lagi ngapelin pacarnya, aduh jadi kalah nih sama Topik. Fokus, fokus dan fokus. Jangan nahan nafas juga dong bacanya, biasa aja hehe. Eh senyum, cie kecenya.


Jadi kenapa matahari? Akhir - akhir ini lagi seneng banget liat pemandangan matahari di langit, masa iya di mall. Eh tapi kalau di Matahari Department Store mah enak apalagi belinya Nevada, dapat voucher potongan harga Rp 50.000,- buat pembelanjaan selanjutnya. Terus aja gitu sampe betis bekonde yang akhirnya vouchernya dikasih ke orang. 


Si Nurul yah susah banget fokus.  OK mari lanjut lagi, udah sampe mana tadi, oh iya pemandangan matahari. Berhubung sekarang ini jalanan di daerah Kuningan macetnya Masya Allah, jadi berangkatnya lewat fly over yang panjang ke arah Kampung Melayu. Yang pada akhirnya nyari puter arah sampai ke Pancoran. Tuh kan malah jadi cerita jalanan. Tapi enggak papa. 


FYI atas kegiatan kemacetan, eh itu termasuk kegiatan bukan si, ya apalah itu maksudnya. Intinya jalanan situ akan mengalami kemacetan sampai sekitar 3 tahun atau selama proyek fly over kuningan dibangun.


Kebayang banget tiap hari ngalamin kemacetan. Kalau kata temen sih yang udah tinggal di Jepang dan kemaren sempat mampir ke Jakarta gini, "Perjalanan yang harusnya ditempuh 30 menit jadi 1,5 jam artinya usia rata - rata orang Jakarta berkurang 2 hari per tahunnya.". Saat dengar kalimat itu langsung aja berpikir oh iya juga yah, kalau seperti ini maka populasi masyarakat di Jakarta berkurang dengan cepat. Tapi kok macet enggak ada habisnya, ya karena adanya urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota untuk mencapai kesejahteraan. Selain itu orang Jakarta mah gaya hidupnya tinggi. Kalau di Jakarta harga mobil yang ratusan juta dibeli dan SIM pun bisa di nego. Sedangkan di Jepang harga mobil itu murah loh, misal disini harga Honda Jazz sekitar Rp 250.000.000,- kalau di Jepang bisa Rp 100.000.000 atau malah enggak sampai. Tapi pemerintahnya yang ketat, legalitas atau SIM disana sangat mahal dan juga transportasi publik yang bagus dan berkualitas. Sehingga masyarakat di Jepang lebih memilih transportasi publik.


Oleh sebab itu (baku banget), waktu yang dihabiskan di perjalanan berangkat dan pulang selalu bertemu dengan matahari. Godaan buat jepret pemandangan datang. 
Nah ini salah satu hasil jepretan sunset. Ini jangan dicontoh ya, soalnya foto di jalanan fly over. Di sini enggak boleh berhenti, ini posisinya asal jepret dari banyak foto ini yang ternyata view nya  yah lumayan lah buat dipandang. 


Langit Jakarta itu memang sulit untuk melihat keindahan bintang di malam hari. Tapi setidaknya kita warga Jakarta masih bisa melihat sunrise dan sunset. Banyak - banyak bersyukur deh karena setau Nurul ada di suatu wilayah Laplan Finlandia tidak pernah malam.


Jangan suka ngeluh tentang kemacetan Jakarta. Saat kita ada di kampung halaman, terkadang terbelesit kangen sama yang namanya macetnya di Jakarta, dengerin lagu dari radio dengan volume keras, nyanyi - nyanyi enggak jelas yang ngeluapin emosi atas lamanya pergerakan kendaraan ke depan.


Intinya harus bersyukur sama apa yang kita miliki. Nah ini sekedar share aja ya hihii masih tahap belajar nulis. Makasih loh kalau mau dikasih saran - sarannya. Atau mungkin ada koreksi :)).

OOTD 10 April 2015

Happy Friday all of you guys,

Tema di Jum'at ini adalah biru ceria. Seperti biasa Gue mix and match isi lemari, berhubung rok biru ini udah lama enggak dipakai, makanya hari ini niat banget pengen pakai.

Dibilang berani tabrakin warna iya banget. Karena motto Gue itu warnai hari Lo dengan apa yang Elo rasakan saat itu.

Outfit itu adalah pancaran hati atau apa yang kita rasakan. 
Nah, ok lanjut jadi yang Gue pakai di Jum'at ini, mulai dari atas;

1. Jilbab paris segi empat 
Jilbab warna biru laut dengan pamakaian simple sehingga pandangan akan fokus pada rok yang dipakai.

2. Kemeja hitam polos
Pemilihan kemeja ini masuk kedalam motif rok yang ada garis bentuk segitiga. Model kemeja ini sebenarnya simple dengan bahan sifon sehingga tidak membuat kita merasa panas.

3. Rok Motif
Gue orangnya emang sedikit abstrak tapi hal ini yag bakalan jadi identitas Lo saat berekspresi. Bahannya Gue lupa namanya tapi adem aja pemakaiannya model straight skirt ini bikin kita lebih tinggi keliatannya sama kaki kita terbentuk jenjang.

Untuk asesoris yang Gue pakai dari kalung, saat ini Gue pilih kalung manik - manik warna biru senada dengan jilbab Gue. Maksudnya biar enggak terlalu kosong karena kemeja yang Gue pakai itu polos. 

Next, ikat pinggang. Sebenarnya ini itu adalah dasi yang dari bajunya. Berhubung bajunya agak kegedean sama Gue, yaudah Gue inisiatif buat dijadiin ikat pinggang. Clutch yang Gue pakai warna coklat motif garis biar lebih mantab!.

OK itu yang mau Gue ceritain tentang OOTD tanggal 10 April 2015. 

Thanks yah udah mau baca corat coret ini. Have a great day :))

Tempat Asik buat nongkrong atau nembak gebetan di Jakata Pusat

Jakarta emang selalu macet bikin kesel. Namun apa daya kita warga Jakarta yang sudah biasa sama hal kayak gitu. Pengen dong nyari tempat nongkrong yang asik sekedar melepas penat atau nyari suasana baru. Udah nemu tempat yang asik buat hangout atau sekedar bersantai sejenak?? Nah kalo belum kebetulan banget nih karna Nurul punya beberapa tempat yang recommended so cekidot..


 1. The Awan Lounge

Cafe bar yang berlokasi di Kosenda Hotel, Jl. KH Wahid Hasyim No. 127, Tanah Abang, Jakarta ini wuiihhhh keren mba bro gimana enggak begitu kita sampai di depannya saat memasuki cafe kita disuguhi pemandangan yang apik, kita harus naik tangga yang di bawahnya kolam ikan koki yang gede gede dan warnanya itu keren deh. Begitu masuk cafe tatanan cafe yang nyaman dengan padu padan warna merah coklat dan krem membuat beda tempat ini. Tapi waktu itu ka Yudi ngajak buat nongkrong di roof top. Kita naik lift dan turun di lantai 8 dilanjutkan dengan naik tangga sekitar 15 anak tangga. And here we go tempat yang cozy asik cool, apalagi yah, dan asri. Kenapa dibilang asri, karena The Awan Lounge membawa gaya back to nature. Kebetulan waktu kesana bulan sedang purnama dan itu menambah suasana yang romantis. Pas banget tuh kalo lagi jalan sama gebetan pasti langsung ditembak haha. 



 2. Goedkoop 

Letaknya di Jalan Bendungan Hilir Raya No.62, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10210, Indonesia lengkap kan alamatnya, kebetulan tadinya di tempat deket sama kost sekarang udah pindah kost, lah malah curhat. Nurul ulas yang tempat ini ala ala Belanda, dari tatanan ruang makanan bahkan konsep pemberian bill ala ala Negara kincir angin. Dan pastinya full wifi lumayan kan buat blogwalking. Ok udah beberapa kali kesini dan tempat ini selalu ramai sama manusia manusia remaja atau bahkan yang sudan dua puluh sekian. Saking buat santainya ini tempat ada beberapa pengunjung yang lama banget nongkrong disini, tapi itu enggak masalah kok selama dia mesen iya kan. Yang unik banget seperti yang Nurul jelasin tadi saat kita minta bill kita dikasih sepatu ala ala Belanda dan di dalamnya ada bill, konsep yang beda memang. Untuk List Menu sangat gokil itu gede banget yah sekitar 35x50 cm kali entah berapa ukuran pastinya. Tapi sejauh ini itu tempat yang asik buat nongkrong. Kalo mau seru katanya dateng ke tempat ini sekitar jam 5 sore biar dapet spot yang bagus liat sunset. Tapi kemaren Nurul dateng malam dan enggak kalah keran kok, kita menikmati suasana Jakarta di malam hari.



Itu adalah 2 tempat yang wajib dikunjungi kalo ngaku anak gaul versi Nurul asik buat nongkrong, yah tapi Nurul yakin masih banyak tempat asik lainnya. Paling enggak tempat ini wajib kalian datangi untuk sekedar menjadi saksi mata. Dan perburuan tempat keren buat nongkrong atau sekedar membuka si pinky tik tik tik masih berlanjut!!

OK Sekian ^,^

JJS sama Ady

Di akhir November ini seperti biasa bangun pagi mandi bebenah kemudian berangkat ngantor, iya enggak salah baca. Nurul ngantor di hari Minggu karena tuker off sama sabtu yang di pake buat kuliah. Lanjut lagi seperti minggu yang sudah sudah naik bemo dari depan kost-an sampe depan pasar Benhil lanjut jalan kaki sampe depan Crowne Plaza, maklum ada CFD an jadi enggak bisa langsung naik metromini 640. Di kantor ngotak ngatik klik klik klik sampe jam 2 p.m waktunya pulang, eh enggak jadi karna molor nungguin klien bayar pelunasan buat acara. Jam 3 p.m baru bisa cabut dari kantor langsung cuss ke Mall Kota Kasablanka yang udah ada Ady sahabat Nurul yang nungguin. Katanya dia minta dianterin nyari kaos. Langsung nyari kang ojek gegara udah kesorean, eh kang ojeknya pake lupa jalan, muter muter dah, pake segala lewatin makam pulo kan ngeri untung masih terang Alhamdulillah. Finally sampe juga di mall, langsung buka henpon cari contact Ady langsung nelpon nanya dia lagi dimana. Dan kata dia, dia liat Nurul dari atas, ok akhirnya ketemu. Langsung cari tempat makan iya tempat makan dulu katanya si Ady laper. Kita bingung mau makan dimana nyari tempat yang kosong, maklum hari Minggu kan banyak yang Quality time sama keluarga, pacar, gebetan, bahkan selingkuhan hahah uuppss keceplosan, finally kita pilih Bengawan Solo. Tempatnya si biasa aja si konsepnya simple place buat nongkrong. Sayangnya menu makannya cuman ada ramen sama spaghetty yaudin kita berdua pilih spaghetty. Untuk minumnya Nurul pilih Ice Chocolate si Ady Blossom tea. Kalo kata Ady Blossom tea nya kuran manteb.
Itu ekspresi lagi nunggu makanan. Selesai makan si Ady cari cari kaos yang pas akhirnya sampe ke 3second, setelah nyoba yang ini yang itu finally dapet dan ini yang terpilih kaos simple warna item pudar ini dia hasilnya
Ternyata perburuan beloman sampe situ juga, si Ady masih laper mata dan ngajakin ke H&M, haha disana ada sweater yang kata dia bagus, emang bagus sih haha, Nurul juga suka modelnya ini nih sweaternya
Finally kelar nyari kaosnya eh si Ady laper lagi, kan nih bocah bener bener ngajakin endut. Kita pilih Pizza Hut untuk dinner nya. Jreng jreng dan ternyata waiting list ke 4, setelah nama Ady disebut barulah kita dianter sama mbak mbak nya ke tempat duduk kita. Ady pesen Pasta dan Nurul Banana Split nyam nyam selesai makan langsung pulang dan sampe kost jam 8 p.m. Sebenernya ceritanya enggak sesimpel tulisan waktu nyari kaos hampir semua counter kita datengin tuh di Mall seperti Zara, Pull and Bear, dan sebagainya sampe pegel muter muter milih ini milih itu susah yang pas, dan nemenin sahabat cowok belanja itu emang lebih ribet daripada nemenin sahabat cewek haha, but thanks for today Ady. Faktanya belanja bagi cewek khususnya itu menenangkan hati tapi mengeringkan dompet haha,.. Pelajaran yang didapet hari ini : 1. Tanya dulu kalo mau naik ojek, kang ojeknya apal enggak sama jalannya. 2. Kalo jalan ke mall bawa uang secukupnya aja, ATM sama Kartu Kredit jangan dibawa. 3. Controlling diri aja, kalo emang enggak perlu banget bwangett itu barang enggak usah beli. Thanks for Reading have a nice day :))

Hari Ayah

Father's Day



Pasti banyak mikir, oh emang ada yah, masa si oh gitu, iya itu respon alami,
Berbagai negara merayakannya di berbeda tanggal. Kalau di Indonesia tanggal 12 November. Kalian bisa liat di http://news.liputan6.com/read/2132816/sejarah-lahirnya-hari-ayah-nasional.

Sebenernya kalau menurut Nurul setiap hari adalah hari Ayah dan Ibu, lah kita sayang mah sayang aja kan tanpa ada alasan yang harus di perinci.

Terus kenapa nurul nulis dengan judul Father's Day?? Mau curhat aja, kangen banget sama Ayah, banget banget kangen. Pengen banget ketemu, walaupun di mimpi aja, tapi sayang Allah SWT belum ngijinin Nurul ketemu sama Ayah dulu, sering sih beberapa kali kayak ngerasa keberadaan Ayah tapi itu rasanya samar samar mulai horor. Hahaha dan postinngan ini sebenernya telat gara gara semalem kuota boltz nya abis -,-.

Nurul suka banget nulis dari kecil demen banget kalau disuruh nulis tentang Ayah, wihhhh imajinasi nya itu langsung menjelajah.

Ngebayangin kalo ada Ayah pasti di ajarin ini itu, terus kalo ada temen cowok ke rumah di tanyain itu siapa. Terus di ajarin bikin prakarya.

Kalau kata orang - orang mah nurul mirip banget sama Ayah, wajahnya bulet, enggak tinggi tinggi amat, hidungnya mancung dikit, kulit kuning langsat.  Berbekal omongan itu sering nurul imajinasi kalau ada Ayah di deket Nurul selalu jaga Nurul. 

(langsung setel lagu seventeen Ayah) ahahha mendayu dayu dulu. 
Ayah yang Nurul denger beliau itu orang baik, ramah, penyayang (enggak heran sifat Nurul dari mana ahahaha). 

Sering Nurul liat orang pada update tentang Ayahnya yang galak inilah itulah, tapi Nurul bener bener pengen diomelin sebenernya di nasehatin kan itu mah. Rasanya gimana yah ada deg deg an gitu pulang kemaleman eh Ayah udah nungguin kita di depan rumah. Ahahah korban FTV banget yah, tapi beneran pengen ngerasain.

Tapi semuanya kan harus di syukuri ya Alhamdulillah udah digariskan sama Allah SWT kayak gini mah atu diterima.

Nurul seneng punya keluarga yang sayang banget apalagi mbah kakung sama mbah putri. Beliau yang besarin Nurul dari kecil sampai gede. Yang ngajarin ke Nurul tentang  pelajaran hidup. Dengan kasih sayang Nurul dibesarin dengan Agama Nurul di didik

Pengetahuan politik pula oleh Lek Kiran. Tanpa sifat tegasnya ke Nurul dari TK untuk disiplin  pokoknya mandi sebelum Ashar, shalat jamaah di musholla terus pengajian sampai jamaah Maghrib, pulang langsung belajar sampai jam 8. Baru boleh nonton TV. Imposible Nurul bisa seperti ini. Dan sosok adik Ibu yang paling bungsu ini yang selalu Nurul anggap Ayah.
Tentu saja pasti beda, apalagi semenjak Nurul pindah ke Tangerang udah enggak terlalu deket. Tapi alhamdulillah masih ada tali silaturahmi yang terjalin.

Yang Ayahnya masih berada disampingnya jangan di sia sia in yah, selalu jaga beliau seperti beliau yang menjadikan kepala jadi kaki dan kaki jadi kepala untuk membiayai kebutuhan kita.Selalu ingat itu Ayah itu sayang banget sama kita.

Kalau lagi diomelin jangan buruk sangka, karena itu mungkin cara beliau untuk menyampaikan rasa kasih sayang nya ke kita.
I
Love
I love Ayah dan Ibu
I love Akung dan Uti
I love my Family
I love You
4ever

FILM BIG HIRO 6


FILM BIG HIRO 6



Hei heii blogers.. 


Semalem Nurul abis nonton film Big 6 Hiro, di Mall Kota Kasablanka. Sebenernya telat 5 hari hahahah..


FYI ..Film 3D superhero animasi komputer yang diproduksi oleh Walt Disney Animation Studios. Sutradara Don Hall, co-direktur Winnie the Pooh, dan Chris Williams, co-direktur Bolt. Film animasi ke-54 di Walt Disney Animated Classics series. Film "BIG HIRO 6" ini akan menjadi yang pertama dari produksi Disney animasi untuk menampilkan karakter Marvel sejak akuisi The Walt Disney Company dari Marvel Entertainment pada tahun 2009. Film "BIG HIRO 6" ini dijadwalkan akan rilis pada 7 november 2014 oleh Walt Disney Pictures.. (http://id.wikipedia.org/wiki/Big_Hero_6_(film)
Mau sedikit cerita walaupun kalian mungkin udah nonton. 

Penggabungan The Walt Disney dan Marvel Entertainment
Pengisi suara 

  • Ryan Potter sebagai Hiro Hamada
  • Scott Adsit sebagai Baymax
  • Jamie Chung sebagai Go Go Tamago
  • Damon Wayans Jr. sebagai Wasabi No-Ginger
  • T.J. Miller sebagai Fred Zilla
  • Genesis Rodriguez sebagai Honey Lemon
  • James Cromwell sebagai Professor Callaghan
  • Daniel Henney sebagai Tadashi Hamada
  • Alan Tudyk sebagai Alistair Krei


si ganteng Tadashi Hamada
Big Hero 6 merupakan film superhero animasi komputer lokasinya di dalam kota fiksi bernama San Fransokyo. "Hiro Hamada" remaja yang super jenius lulus SMA usia 13 tahun.  Punya seorang kaka bernama Tadashi Hamada (keren banget) 
Cerita berawal dari Hiro yang ingin datang ke tempat adu robot, Tadashi mengantarnya, namun bukan ke tempat adu robot tapi ke Universitas dimana Tadashi kuliah. Hiro dikenalkan dengan Go Go Tamago, Wasabi No-Ginger, Fred Zilla, Honey Lemon dan Baymax robot unyu ciptaan Tadashi. Robot perawat yang lucu banget,
Sumpah waktu liat kemunculan si Baymax ketawa se-bioskop.


Hiro ingin mencegah peperangan yang terjadi.

Film yang bercerita tentang, keluarga, persahabatan, Petualangannya yang buat kita akan sadar sesuatu yang hilang pasti akan kembali dengan cara yang berbeda.
Hiro membuat modifikasi Baymax terlihat seperti iron Man dengan adanya Tinju dan sebagainya.
Kemasan yang apik dalam film ini menggabungkan dua wilayah yaitu Tokyo dan San Fransisco. 

“It’s mashup of Disney and Marvel. Jadi, film kami juga harus mencerminkan dua hal tersebut. Kami membuat perbedaan dalam film ini agar menjadi perpaduan yang epik. Kami memutuskan untuk memadukan antara kultur Timur dan Barat, yaitu Tokyo dan San Francisco. Kami mengambil ide dari mereka (Marvel), tapi membuat alam semesta kita sendiri,”jelas Don Hall dilansir dari Collider. (http://www.koran.padek.co/read/detail/11011)

Moral Value :
1. Baymax The film's Breakout Star imut banget eh bukan Baymax yang robot baik hati dan care karena program dari Tadashi
2. Persahabatan adalah segalanya.
3. Perpisahan adalah awal yang baru.
4. Berhenti bersedih atas kehilangan seseorang dan bangkit.


Segalanya bisa kita lakukan tanpa batasan dengan imaginasi kita kecuali imaginasimu hanya sampai pada titik itu.



Jangan Lupa buat nonton yah!! Film nya recommended banget!!!




Momen yang berharga semuanya berkumpul
Huddle Up !
Wasabi No-Ginger - Go Go Tamago - Honey Lemon - Fred Zilla










Jenis Jenis Cinta

JENIS JENIS CINTA





Jujur ya, siapa yang belom pernah suka sama seseorang? Entah sama temen main, temen sekelas, kakak kelas bahkan adek kelas hahah…
Pasti udahan kan hahah…nih Nurul mau sharing aja ya pengamalan (Pancasila dong) eh pengalaman kisah lika liku Nurul dalam percintaan hahha berat ini kata.


TK
Kira – kira waktu itu masih 4 tahun Karena udah pengen sekolah makanya sama Ibu disuruh TK. Tapi masuknya kelompok B soalnya belum cukup umur. Ala ala anak jaman dulu ya kalo lagi ngobrol bareng pasti di cie cie in, nah waktu itu lagi ngobrol sama mas Roni, lupa nama panjangnya ingetnya itu. Dia keren bingo deh kalo pas aktivitas di kelas maupun di lapangan juaranya. Kebetulan mas Roni ini anak pengusaha mie ayam pak Yanto yang terkenal banget rasanya. Dulu sering banget beli sampai sekarang kalo pulang ke Jogja masih beli, tapi udah enggak pernah ketemu, denger denger dia kuliah di Bandung.


SD
Nah kisah pas SD ini ada ceritanya wkwk. Kelas satu dibilang anak kesayangan guru ya bisa jadi hehe karena rajin (katanya) nah sama bu Kamsih (walikelas satu) sering banget yang namanya suruh ngerjain soal ke depan nah itu bareng sama Awan, ini berlanjut terus sampe kelas dua karena walikelasnya sama. Sebenernya sih enggak suka juga cuman yah orang taunya kita pacaran ala anak kecil wkkk, enggak nganggep juga kok. Tapi waktu kelas lima, Nurul sama Awan didapuk jadi pengisi acara perpisahan kelas enam tari tradisional modern katanya dapet chemistry, hahha (ada ada aja).


SMP
Wih udah SMP nih, kelas satu SMP gara gara ikut OSIS banyak yang ngenalin wkk (mau bangga dikit). Waktu itu lagi semesteran, udah tradisi di sekolah dulu kalo semesteran duduknya bareng sama kakak kelas, nah kebetulan Nurul kan kelas VII B satu kelas sama kakak kelas XI B. Kak Ryan temen sebangku waktu semesteran itu kece, tapi sayang dalam pelajaran kurang haha paling inget itu waktu ujian Bahasa Daerah. Nah kak Ryan enggak bisa nih nulis kalimat pake aksara Jawa yang ada pasangannya (yang banyak itu), kebetulan dia nanya Nurul dan untungnya bisa wkkk, alhasil nurul nulis aja di bawah soalnya, hahah ternyata eh ternyata Ms. Tri liat dan langsung diambil soal ujian kak Ryan dan diganti yang baru, kita berdua ngakak abis hahahha. Tapi itu cerita adik kelas suka sama kakak kelas.

Ada lagi kalo yang seangkatan. Nah ini kejadian kelas dua SMP panggil aja namanya Tosy dia anak VIII C. Anak band gitaris sekaligus vocalis band di sekolah hihiii kece badai kan. Awalnya karena suka ngecengin dia sama pacarnya, entah kenapa mereka putus. Enggak tau juga sampe sekarang kenapa putusnya. Tapi semenjak Tosy putus sama pacarnya kita mulai deket, sering pulang bareng dulu naik angkot, sampe main di warnet bukanya Friendster hahah kirim kiriman gift gitu. Sebenernya kita HTS tapi kayak orang pacaran wkk, sms-an juga, bahkan Nurul udah kenal sama calon abang iparnya, mas Artha. Waktu kenaikan kelas Sembilan kita ada acara study tour ke Bali. Masing-masing kelas bagi siswanya dalam 4 bis. Eh kebetulan banget satu bis sama dia. Hahhah kebayang dong rasanya, awalnya seneng eh ternyata dia lagi deket sama temen sekelasnya, mereka duduk sebelahan. Bayangin aja orang yang disukain duduk depan kita sama orang lain. Haha untungnya ada si Putri sahabat baik banget dia tau perasaan Nurul makanya nyuruh Nurul duduk di tengah kebetulan dapet bangku bertiga. Sepanjang perjalanan dia main gitar nyanyi nyanyi hahah dan Nurul lebih milih pake headset.
Lanjut paling nyes nya itu di hari terakhir di Bali waktu makan malam kita ada di daerah Ubud ada penampilan special D’masiv nyanyi lagu diantara kalian, lagi menghayati lagu baru nyadar kalo Tosy duduk di depan Nurul sama temen sekelasnya hahha tambah kejer nangisnya (lebai banget ya) tapi bener bener dah perasaan waktu itu campur aduk es campur juga kalah. Untung ada Charisma biasa di panggil bibi, sama Bibi Nurul dipeluk sampe nangis dan seg segan (apaan sih ini kata wkwk) nya ilang.


SMK
OK lulus SMP Nurul pindah ke Tangerang. Disini baru juga pindah langsung diajak kenalan sama cowok – cowok deket rumah. Ahahah berasa artis wkk. Disitu kenalannya banyak, tapi lupa namanya ahhaha yang  diinget Cuma Baeng (aslinya Bambang) sama Arul (dibilang mantan tapi belum ada kata putus). 

PDKT sama si Arul ini  sekitar 1 bulan.  Dia sering main bawa gitar sama buku, jadi begitu selesai belajar pasti dia nyanyi lagu sambil gitaran. Ibu si udah tau tapi pura-pura enggak tau hahhaha. Umi sama babe sering banget ngajak buat main kesana hahah, rumah kita deketan, Pacar lima langkah iya banget wkkk, Berhubung dia masuk pesantren kabar kabaran via sms dan telpon. Ketemu dua kali sebulan. Sampai sekarang kita masih berhubungan baik soalnya babenya dia sama ibu Nurul sahabatan. Babe juga deket sama Nurul. 

Yang kedua itu si Ritza. Jadiannya karena dicengin mulu sama anak anak terus dia nembak Nurul terima jadian deh kita. Tapi itu juga enggak mulus, karena kakak kelas Nurul suka juga sama dia. Pada lama kelamaan Nurul juga enggak suka itu kakak kelas terus terusan gangguin kita. Lebih baik Nurul mundur dan putus sama Ritza. 

Setelah itu, Sandy. Kakak kelas sahabat Nurul lupa si gimana kenalannya eh kalo enggak salah sama Yuyun dikenalinnya padahal si Yuyun ini juga ngefans sama Sandy wkwk, tau tuh bocah, sahabat Nurul si Yayanjuga setuju Nurul sama dia. Putus sama Sandy ini gara gara temen sekelas Nurul yang juga suka sama Sandy. Kalo di kelas sering cerita dia sms an padahal tau kalo Nurul udah jadian. Nurul sih oke oke aja, tapi lama lama kan kesel juga masa iya dia yang lebih tau tentang Sandy daripada Nurul. Yaudah kita berdua putusin buat putus, sesudah putus Nurul juga baru tau temen Nurul yang suka sama Sandy ini masih ngejar ngejar dia.

Selanjutnya itu si Ganang mantan kapten basket waktu SMK dulu. Tapi sama dia Nurul bilang enggak suka, tapi kenapa jadian haha karena kata dia waktu yang akan menjawab. Tepat sebulan jadian kita putus baik baik.

Kuliah
Lanjut dengan Iyan. PDKT nya satu tahun dari awal kuliah. Jadiannya bulan Mei tapi sampe sekarang kita udah enggak ada komunikasi. Asal mula gara gara Nurul yang lagi ada kerjaan super sibuk banget. Buat buka socmed aja enggak bisa. HP dipegang kalo ada telpon dari atasan. Ya entahlah sekarang itu disebut apa hubungannya wkwk.

Dari semua itu Nurul simpulin ada beberapa jenis cinta

1. Cinta Anak Monyet
Kira – kira kita masih TK karena cuman sekedar mengagumi dan benar benar pure natural.
2. Cinta Monyet
Kisah ini biasanya saat kita udah masuk Sekolah Dasar (SD) karena kita udah bisa memilih dan membedakan gitu.
3. Cinta ABG
Cinta pada tahap ini lebih kepada seseorang yang buat kita nyaman dan dag dig dug saat ketemu ataupun ngobrol biasanya di tahap SMP.
4. Cinta Cintaan
Ini waktu SMA sampe saat ini.

Itulah macam macam cinta versi Nurul.


Hahahahah intinya Nurul belum nemuin yang namanya Cinta Sejati. Masih tetap yakin aja sama semuanya. Bahwa masih ada keluarga yang selalu ada.. :))

Catatan: Nama disamarkan agar hati tidak kembali mengungkit masa lalu :)



Puisi yang Enggak Jadi

Dear You,
March 19th 2014

Semua tiada terasa indah, namun begitu menyilaukan mata
Terasa bahagia, namun ternyata hampa
Mungkinkah bintang mampu menyapa sang rembulan
Lalu menanyakan hai apa yang kau sayangi?
Tiada mampu hati bertahan, 
Gelap gulita sang malam selalu hadir untuk menemani
Teriakan angin malam mampu mengobati se-onggok perasaan di hati
Lalu saat sang mentari menyinari bumi, dua bola mata dengan lembut menyapa
Menatap keagungan Sang Pencipta

Ketika bumi sudah berputar, apakah akan terasa beda?
Ternyata hanya merisaukan jiwa, Entahlah
Kekuatan apa yang mampu membangkitkan ku?
Bangkit dari semua perasaan yang tiada penyelesaian
Atau semua ini memang hanya fatamorgana belaka bagaikan di gurun pasir 
nan jauh di sana,
Atau memang takdir?

Beribu macam pertanyaan singgah di hati, sampai kapan akan seperti ini, 
Tidakkah terasa oleh Mu bagaimana jiwa ini merasa hampa, 
Sang Pencipta Dunia, sadarkan lah aku atas kesalahan yang sudah kuperbuat
sehingga menyiksa batin, 
Manusia memang sumber kebatilan

Yang ku pertanyakan sekarang adalah apa aku memang pantas masih berada di bumi Mu nan indah ini?
Ataukah aku hanya memenuhi bumi Mu yang luas?
Setelah semua perasaan ku tercabik oleh mereka yang senantiasa aku hormati
Aku ingin lepas, lepas dari semua belenggu ini,
Selalu kucurahkan air mata saat malam hari, namun...
Semua ini begitu membebankan aku,

Keluh kesahku, apakah itu mampu Engkau dengar Wahai Sang Pencipta Yang Agung?
Tentu saja, pertanyaan yang bodoh, 
Engkau Sang Pencipta, Maha Tahu akan segalanya, segala apa yang tersimpan di hati walaupun sudah aku kunci seribu pintu,

Ingin kutemukan kunci kunci pintu ku yang hilang, yang sudah terenggut oleh keserakahan jiwa,
Tapi kenapa sulitnya mencari kunci itu,
yang sebenarnya sudah berada dua langkah di depan,
Rintangan demi rintangan telah aku hadapi, namun aku hanya mampu menapak satu langkah, 
Ada apa dengan langkah kedua yang terasa sungguh berat,

Skenario kehidupan yang indah mungkin, suatu saat nanti, ataukah ini semua bagian dari kepingannya yang memang aku harus mampu menyatukannya suatu saat nanti?
Aku berharap seperti itu, 
Derasnya air terjun Niagara tak mampu menandingi derasnya perasaan yang aku alami saat ini,

Alay itu mungkin kata anak muda zaman sekarang atau mendramatisir keadaan,
mungkin karena ekspresif,
Iya itu cara ku untuk menyampaikan kerisauan di hati,
Namun tak semudah itu orang mampu mengetahui perasaan ku yang sebenarnya
Bahwasanya aku begitu lemah dan rapuh,
yang butuh akan perlindungan, 

Terkadang aku sungguh berkhayal akan adanya seorang yang mampu menjadi superhero ku, 
Ayahku, namun sayang sudah tiada, lalu siapakah yang mampu menjagaku,
menjaga dari jamahan kerasnya dunia,
Ku tak berdaya lagi jika tamparan hidup ini terus menggilas semangatku,
Ingin kutemui sumber semangatku yang sekarang entah berada dimana,
Aku yang belum mampu menemukannya, namun dengan segala daya dan upaya akan aku cari kemana pun dia,
Sungguh ku tak tahu siapa yang mampu nantinya menjadi superhero ku,

Beberapa kali sempat ku berharap kehadiran dia mampu menjadi penguat semangatku,
namun seiring berjalannya waktu dia ternyata hanya pagar tanpa perasaan yang menghalangiku dari gemerlap dunia,
Terasa begitu mencekam, sekarang aku menemukannya lagi,
Dan masih sama, dia bukan yang aku cari

Oh Tuhan dengarkan suara rintihanku, sakit begitu erat mengikatku, 
Sampai kapankah aku mencari dia yang mampu menjadi imam ku?
Yang mampu aku cium tangannya selesai bersimpuh di hadapan MU?
Wahai Maha Segala Nya, izinkan aku untuk membuka tabir kehidupan ku
Mencoba hal yang baru yang Engkau restui,
Terasa Indah saat aku memandang langit Mu yang begitu luas tanpa batas


---NN---



Introduce

March, 19th 2014

Introduce My Self


Seketika terlintas deg deg an gitu, bahasanya yang lebih tepat apa ya, serangan cinta kali ya,
whahhahah ok di postingan pertama kali ini akan nurul sampaikan. Any way nama saya Nurul Fitriyatin biasa dipanggil Nurul tapi juga sering dipanggil Nenek. Sepintas bakal Nurul kasih tau kenapa bisa dipanggil Nenek. Nurul kelahiran Jogjakarta Agustus 1994, pecinta warna pink, girly, cerewat, bawell, patuh sama peraturan, suka sama cokelat (cemilan wajib). 

Ok Nurul ceritain gimana bisa dipanggil Nenek. Jadi, sewaktu sekolah SMK ya tahun 2009, karena lumayan ngerti bahasa Inggris, kemudian bawel sama temen Nurul si Rasyiqun dipanggil Grandma, terus udah naik kelas ke kelas XI gara gara ada film Upin & Ipin sama si Nana dipanggil Oppa, kelas XII nya jadi Nenek, dan hal itu berlanjut sampai tahun 2014. 
Setiap temen - temen SMS, BBM, WA, atau socmed mereka panggil Nenek. tapi bentar, ada genk namanya 3V  mereka panggil Nurul dengan Princess.
Ahahah, sampai sekarang juga masih sih di panggil Princess, tapi kalo mereka ada maunya.
Sudah biasa.

OK berlanjut, sekarang Nurul seorang mahasiswi semester 3 Fakultas Ekonomi. Ambil kelas karyawan. Senin - Jum'at kerja, sabtunya buat kuliah. Nurul orang yang enggak bisa diem yakali bukan bawel bawel amat juga sih, lalu bukan tipe yang suka berdiam diri di rumah. Travelling itu menyenangkan sekali.


OK cukup sekian....