Ketakutan yang Berarti Bagian 1
Ketakutan yang Berarti Bagian 1
Sejenak aku telah melupakan sahabat terbaikku, Pinky namanya. Dia adalah netbook kesayanganku yang bewarna merah muda. Semenjak kepergian seorang yang begitu hebat dan berjasa untuk hidupku yang Ku panggil, Ibu selalu menyempatkan jari-jariku menari di atas papan ketik yang bewarna senada.
Namun setelah aku mulai memasuki babak baru dalam perkuliahanku di semester lima ini, ada sesuatu yang berbeda. Sehari dua hari dan seterusnya aku mulai lupa akan kegiatan rutinitasku menumpahkan segala amarah, suka dan duka yang kulewati hari itu. Karena ada sosok dia sekarang.
Entahlah, bahkan aku hampir saja lupa bagaimana kami bisa sedekat ini sekarang. Entah hanya perasaanku atau dia juga merasakannya.
Hari Sabtu adalah hari saat kami dapat bertemu. Di dalam kelas aku adalah sosok gadis yang ceria, berisik dan penuh canda. Tak heran hampir seisi kelas yang ada di situ mengenalku tidak terkecuali dia.
Menurutku, dia seorang yang baik hati, pendiam bahkan bisa juga misterius. Oh, aku mulai ingat bagaimana kami mulai kedekatan kami. Di Sabtu itu dia menawarkan padaku sekotak nasi hasil masakannya. Namun aku menolak dengan alasan aku sudah makan di kantin.
Iya dugaanmu benar, dia sekarang berjualan di kampus hal itu semenjak ada mata kuliah kewirausahaan. Aku bangga melihatnya, dia menjadi seorang yang mandiri dan bekerja keras.
Namun dia tetap saja menawarkan padaku nasi kotak yang dijual akan tapi aku meminta rujak.
Dari situ perbincangan kami semakin panjang. Segala hal kami bahas sampai pada titik dimana aku mulai melupakan sosok Pinky. Setiap malam selalu kuceritakan hari-hari yang ku lewati.
Dia mampu membuatku merasa nyaman.
Hari-hari terakhir ini aku merasakan ada sesuatu yang kuanggap lebih misterius dari biasanya. Aku tak bisa membaca sorot matanya. Selalu saja datar tatapannya.
Namun di sore sepulang kuliah saat jarak wajah kami hanya sepuluh sentimeter, ada sesuatu yang rasanya aku kenal. Rasa penasaranku mulai muncul.



ciee jatuh cinta ciee :D
BalasHapusEmang langsung kebaca kalo Nurul jatuh cinta ya ka?
Hapushahaa iya keliatan dek, wkakaa
BalasHapusOMG kalau dia baca, yaudahlah bagus hoho :D
Hapus